Abira Massi Veritas odit moras.

Pentingnya Manajemen Waktu Agar Tak Terbuang Sia-Sia

1 min read

Manajemen Waktu

Berapa jam sehari kalian nonton series di Netflix? Berapa jam dalam sehari kalian scroll media sosial dan mantauin udah berapa yang like atau siapa aja yang komentar pada postingan kalian, mungkin jika ditotalkan, udah lebih dari 5 jam kali ya sehari.

Kita memiliki 24 jam dalam sehari, 8 jam digunakan untuk istirahat, 8 jam untuk sekolah atau kerja, dan 8 jam sisa yang digunakan untuk menentukan ke mana arah hidup kita. Jika 8 jam sisa kalian digunakan dengan baik untuk menata masa depan seperti mengembangkan diri atau karier, membuat bisnis sampingan, dan kegiatan positif lainnya pasti akan membuat kehidupan kita lebih baik nantinya. Namun jika 8 jam sisa hanya digunakan untuk males-malesan, nge-game, atau senang-senang doang, jangan heran hidupmu cuma “gitu-gitu” aja.

Pandai manajemen waktu dengan baik akan menentukan kesuksesan seseorang. Di zaman yang serba teknologi seperti saat ini, banyak orang yang tidak sadar telah menghabiskan waktunya yang sudah terlewat dengan sia-sia karena kecanduan gadget dan lupa waktu, yang berdampak pada tugas atau kerjaan yang gak selesai-selesai yang akhirnya dikejar deadline. Lalu, bagaimana cara manajemen waktu yang baik agar kita dapat meminimalisir waktu yang terbuang sia-sia?

Jangan Tunda Pekerjaan

Jika sedang diberi tugas oleh guru atau dosen, lebih baik segera dikerjakan. Sebab, dengan menunda tugas yang menjadi menumpuk akan membuat kita sendiri yang kewalahan. Mengerjakan dengan terburu-buru juga tidak baik, apalagi jika sampai bergadang yang membuat resiko tugas atau pekerjaan yang kita kerjakan tidak sempurna nantinya. Selalu menunda-nunda dan dikejar deadline juga akan berdampak pada kesehatan karena bisa menyebabkan stres maupun depresi. Padahal itu adalah ulahmu sendiri yang selalu menunda-nunda.

Berhenti Membuang-buang Waktu

Minimalisir kegiatan yang menurut kalian sepele dan tidak berguna, atau kalian bisa membuat kategori prioritas kegiatan sesuai dengan tingkat desakan.

  1. Mendesak dan sangat penting
  2. Mendesak tapi kurang penting
  3. Tidak mendesak tapi penting
  4. Tidak mendesak dan tidak penting

Dengan begitu, kalian bisa dengan mudah mengatur jadwal untuk mulai mengerjakannya.

Learn to say NO!

Jika ada orang yang meminta bantuan namun pekerjaan kamu belum juga selesai, berani untuk berkata tidak dan prioritaskan dirimu sendiri terlebih dahulu. 

Rick said No in abrasive way.

Dalam prinsip ekonomi, dengan mengatakan Ya setiap diminta tolong oleh orang lain akan menimbulkan biaya peluang (opportunity cost) karena tindakan mengatakan Ya pada satu hal berarti mengatakan Tidak pada hal lain. Karena kita mempunyai waktu, tenaga, dan perhatian yang terbatas, kalian tidak bisa mencurahkan untuk semuanya. 

Every single decision you make incurs an opportunity cost.

Membuat To-Do List

Dengan membuat daftar pekerjaan yang harus diselesaikan akan mempermudah kehidupan kita sehari-hari. Kalian bisa menggunakan aplikasi di smartphone atau dengan menggunakan sticky notes yang ditempelkan pada dinding kalian.

Contoh To-Do List harian yang saya miliki.

Mungkin ada banyak cara manejemen waktu yang lebih efektif agar waktu tidak terbuang sia-sia, namun 4 tips di atas adalah hal-hal yang selalu saya lakukan setiap hari. Semoga bermanfaat!

Sumber: diolah dari berbagai sumber.

Abira Massi Veritas odit moras.

Leave a Reply

Your email address will not be published.